Workshop Blogger #sayaberanisayasehat dalam Rangka Hari AIDS Sedunia 2017






Senin kemari (4/12) aku dan teman-teman sesama blogger berkesempatan hadir di acara yang bertajuk "Workshop Blogger #sayaberanisehat dalam Rangka Hari AIDS Sedunia 2017" di hotel The Excelton Palembang yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan. Meskipun blog aku ini mostly berisikan postingan tentang beauty, tapi aku tipe orang yang selalu ingin tahu dan dapat pengetahuan baru khususnya dibidang kesehatan karena jujur ini adalah pertama kalinya aku ikut di acara yang bertemakan kesehatan khususnya seputar virus HIV penyebab AIDS. Dari acara ini lah aku tahu bahwa ODHA merupakan sebutan bagi pasien HIV/AIDS, aku juga baru tahu kalau virus HIV tidak dapan menular melalui air liur, jadi tidak akan jadi masalah jika kita berbagi makanan dan minuman dengan ODHA dan penyakit AIDS itu ada obatnya yaitu ARV (Anti Retroviral).


Acara ini bertujuan untuk memperingati Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember ini terdiri dari beberapa sesi dan diisi oleh orang-orang dari Departement Kementrian Kesehatan, antara lain bapak Indra Rizon, SKM, M. Kes dari Kepala Hubungan Media dan Lembaga Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Endang Budi Hastuti selaku Kasubdit HIV/AIDS dan PIMS Direktorat Pencegahan Penyakit Menular Langsung (PPML) Kemenkes RI, bapak Feri Yanuar, SKM, M. Kes selaku Kabag P2P Dinkes Provinsi SumSel dan dimoderatori oleh Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI yakni drg. Widyawati, M. Kes. Selain itu juga ada beberapa narasumber yakni Ayu Oktariani dan Antonio Blanco selaku ODHA, juga ada Kang Dedi dan Kang Arul untuk memberikan ilmu tambahan bagi aku dan teman-teman blogger seputar creative writing.

Yang aku suka dari acara ini adalah diawal acara panitia telah penyiapkan tim medis dari Kemenkes untuk mengadakan tes HIV secara gratis bagi seluruh peserta yang hadir pada acara itu, tujuan diadakan tes gratis ini tidak lain adalah untuk menjalankan program dari Depkemenkes yakni TOP (Temukan penderita HIV, Obati dengan ARV, dan Pertahankan pengobatan), jadi dengan adanya tes HIV ini pemerintah berusahan menemukan penderita HIV sedini mungkin untuk mencegah penyebaran virus HIV. Ditiap sesi membahas materi yang berbeda beda yakni:
Sesi pertama : Kemenkes RI Tema Hari AIDS Sedunia “Saya Berani Saya Sehat”
Sesi kedua : Workshop Creative Writing Bersama Dr. Rulli Nasrullah/ Kang Arul (www.dosengalau.com)
Acara ini menjadi ajang sosialisasi kesehatan dan edukasi kesehatan Kemenkes RI yang melibatkan blogger dan netizen.

Disesi pertama ini, aku dan teman blogger lainnya mendapatkan tiga materi dari narasumber yang tadi sudah aku sebutkan di awal:
Inti dari paparan  Bpk Indra Rizon, SKM, M. Kes adalah
Sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien PTM (Penyakit Tidak Menular) dan PM (Penyakit Menular) di Indonesia semakin meningkat, data dari Kemenkes menyebutkan bahwa di tahun 2015 meningkat hingga 57% . Umumnya penyakit tidak  menular disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :

1. Kurang Aktifitas Fisik
2. Pola makan yang tidak sehat
3. Konsumsi alkohol yang terlalu berlebihan
4. Merokok
5. Kebersihan lingkungan  yang tidak terjaga 
6. Polusi udara

Berikut data HIV

Selain itu, aku juga baru tahu bahwa untuk mengantisipasi fakta tersebut, pemerintah telah membentuk suatu tindakan bernama (GERMAS) yang telah termasuk dalam instruksi Presiden no 1 tahun 2017. Sesuai dengan kepanjangannya yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat memiliki beberapa tujuan mulia yakni
Kesehatan terjaga
Lingkungan Bersih
Produktif
Biaya berobat berkurang

Germas itu sendiri merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.
Adapun beberapa cara mewujudkan GERMAS adalah sebagai berikut:
  • Peningkatan aktifitas fisik
  • Peningkatan perilaku hidup sehat
  • Penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi
  • Peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit
  • Peningkatan kualitas lingkungan
  • Peningkatan edukasi hidup sehat


Fokus kegiatan GERMAS di tahun 2017 adalah:
  • Melakukan aktifitas fisik
  • Konsumsi Sayur dan Buah
  • Memeriksa kesehatan secara berkala





Selanjutnya paparan yang fokus mengenai Analysis Situasi HIV dan AIDS di provinsi Sumatera Selatan sampai tahun 2017.
Kemenkes telah memiliki program pengendalian HIV salah satunya dengan program 3ZERO.


Tujuan program pengendalian HIV, AIDS, dan PIMS adalah 3 Zero
  • Zero new infection              : 90% Orang mengetahui status HIVnya
  • Zero AIDS related to death : 90% ODHA mendapatkan ARV
  • Zero discrimination             : 90% ODHA on ARV mengalami supresi  VL


Untuk situasi HIV dan AIDS di Sumatra Selatan, menurut beliau, secara kumulatif kasus HIV dan AIDS di provinsi Sumatera Selatan pada tahun 1995 s/d September 2017 sebesar 1329 kasus HIV dan 1377 kasus AIDS dengan total kasus sebanyak 2706 kasus.
Untuk persentase kasus AIDS yakni
  • 1% terjadi pada kelompok usia 15-19 tahun
  • 36% terjadi pada kelompok usia 20-29 tahun
  • 40% terjadi pada kelompok usia 30-39 tahun
  • 13% terjadi pada kelompok usia 40-49 tahun

Rasio HIV antara laki-laki dan perempuan adalah 3:1, sedangkan rasio AIDS antara laki-laki dan perempuan 4:1. Faktor resiko terbanyak ada di hubungan heteroseksual sebanyak 65%, homoseksual 28%, dan perinatal 4%.


Dan dari data Kemenkes itu sendiri, kota Palembang menyumbangkan persentase terbanyak di antara kabupaten dan kota-kota di Sumatera Selatan.
Selain itu, Ibu Lesty juga menyebutkan fakta yang cukup mengejutkan seluruh peserta workshop kemarin, ia menyebutkan bahwa ODHA saat ini kebanyakan berlatarbelakang sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga).

Soo... apa sih faktor penyebab seseorang terjangkit virus HIV dan menderita penyakit AIDS?? Apakan dengan menggunakan alat makan yang sama secara bergantian dengan ODHA dapat menularkan HIV?? Apakah dengan hidup satu atap dengan ODHA dapat membuat orang yang sehat jadi tertular HIV?? Apakah karena gigitan nyamuk yang sebelumnya menghisap darah pada ODHA dapat membuat seseorang yang terkena gigitan nyamuk tersebut dapat tertular virus HIV juga??? JAWABANNYA TIDAK. Karena penularan virus HIV itu sangat terbatas, beda dengan virus flu babi ataupun flu burung yang mengharuskan penderitanya di isolasi dari dunia luar. Virus HIV hanya dapat menular pada kondisi tertentu sebagai berikut:
  • Berhubungan seksual dengan ODHA
  • Berbagi jarum suntik dengan ODHA
  • Menggunakan produk darah maupun organ tubuh dari ODHA (contohnya pendonor darah dan pendonor organ tubuh merupakan ODHA)
  • Ibu hamil yang positif HIV ke bayinya.


Dan ternyata, seseorang yang baru saja tertular virus HIV tidak langsung menunjukkan gejala seperti orang sakit pada umumnya. Mereka tetap terlihat sehat dn bugas seperti orang sehat. Efek dari virus HIV dalam tubuh seseorang baru akan terlihat setelah 2- 3 tahun berikutnya. Maka dari itu penting bagi kita untuk mengetahui apakah kita berjangkit virus HIV atau tidak dengan melakukan tes HIV sedini mungkin. Daaannn tenang aja kok, tesnya ga sakit sama sekali, tesnya hanya butuh waktu kurang dari 5 menit. So, jangan takut untuk tes HIV. Hal ini juga bagian dari program Kemenkes yakni TOP (Tes HIV, Obati dengan ARV, Pertahankan pengobatan).
Well itu sekilas sharing aku seputar HIV dan AIDS, tapi harus selalu ingat yaa gaes, meskipun HIV ada obatnya, namun alangkah lebih baik jika kita semua terhindar dari HIV, sepert kata pepatah
MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI.
Salam cantik dan sehat yaa
See you on my next post

XOXO

Azuarieka        



    

Makeup Juga Hak Perempuan


Bagi pecinta Korea pasti sudah tidak asing lagi dengan kata-kata "Operasi Plastik" ya kan??? Dan itupun bukan satu hal yang baru di dunia kecantikan dan medis, karena pada dasarnya operasi plastik itu sendiri dilakukan bertujuan untuk menyempurnakan kekurangan yang entah itu disebabkan dari lahir atau disebabkan oleh kecelakaan tertentu. Tentunya operasi plastik sah-sah saja bagi mereka. Namun saat ini kebanyakan pasien operasi plastik ini rela melakukan oplas bukan karena cacat fisik dari lahir maupun kecelakaan, melainkan karena ketidakpuasan akan fisik diri mereka sendiri seperti, hidung kurang mancung, pipi kurang tirus, tidak ada lipatan di kelopak mata, bibir kurang tebal/tipis, dll. Kebayang ga sih gaes, gimana kerasnya usaha orang-orang untuk tampil Oh-So-Perfect! Dan memukau semua orang tanpa memikirkan resiko yang mungkin akan mereka rasakan dikemudian hari.    




Dan sebagian remaja di korea (saat ini) rela untuk melakukan operasi plastik demi terlihat cantik dan menarik meskipun dari lahir mereka sudah terlahir dengan anggota tubuh dan organ dalam yang sudah berfungsi sesuai fungsinya masing-masing. Lain halnya dengan yang sedari kecil terlahir kurang "sempurna" yang akhirnya menjadi korban bullying di lingkungan rumah, sekolah, maupun tempat kerja mereka. Sehingga mereka memilih jalan operasi plastik agar terhindar dari objek bullying.

But wait...

Kita disini bukan fokus ke oplasnya yaaa
Tapi lebih memilih mengingatkan opsi lain yang lebih murah dan ramah ditubuh yakni MAKEUP.




So... daripada oplas ngabisin dana berjeti-jeti, hanya untuk menebalkan bibir, mendingan pake lipstick yg glossy agar bibir telihat berisi dan duitnya tadi bisa disimpan untuk resepsi (eaa..)
Atauuu...
Daripada menyiksa diri untuk diet sampe harus makan tissue demi meniruskan pipi, mendingan pake teknik contouring. Daripada operasi hidung yang menyiksa (dan mengubah ciptaan tuhan) mendingan pake shading kaaannn...
So apa ku bilang kaannn.... Mendingan pake makeup dari pada harus oplas sana sini yang (emang sih...) bikin fisik lebih oke tapi ngelakuinya itu sakit. Tapi pernahkah kalian berpikir meskipun hidung udah on point banget setelah oplas padahal emang dari keturunan keluarga yang memiliki hidung (maaf) kurang mancung, tetep aja kalo kita punya anak yaa... anaknya tetep ikutin garis keturunannya (kecuali kalian dapet pasangan yang bisa perbaikin keturunan hehe... ) jadi dari pada oplas mendingan makeup.
Lagian biasakanlah orang-orang untuk menerima kalian apa adanya secara fisik, karena banyak kok diluar sana yang lebih menyedihkan daripada kita. Jadi, banyakin bersyukur juga perlu.
.
Well, aku bisa ngomong gini bukan berarti udah perfect banget tuh engga, karena kalo dibandingin sama Raisa mahh jelas aku hanyalah remahan rengginang di kaleng roti (?). Nahh, makanya bagi kalian yang udah follow Instagram aku pasti tahu kalau hidungku tak semancung Cinta Laura, bibir juga ga se-cetar Kyle, pipiku chubby dan lebar sampe kadang aku bingung gimana mau nge-contournya. Haha.. tapi sekarang aku bisa lebih percaya diri karena makeup saat ini lebih multifungsi dan bervariatif, dan aku sangat bersyukur banget dengan adanya highlighter dan contouring yang bikin hidungku much better!




That’s why, aku setuju banget dengan Beautiesquad makeup collab kali ini yang bertemakan Makeup adalah HAK Kami. Makeup juga HAK bagi perempuan untuk mempercantik diri, mengekspresikan kebebasan tanpa melampaui batas, menyetarakan diri di tengah persaingan dunia global, bentuk pertahanan perempuan terhadap bullying, dan simbol bagi perempuan itu sendiri. So, jangan takut atau malu pakai makeup ya teman ^_^   

Dan ini makeup style yang aku pakai disini lebih ke glam makeup, dan aku memaksimalkan teknik contouring ini dengan tambahan highlighter di pangkal batang hidung dan puncak tertinggi dari hidung aku (aku bingung mau nyebutnya apa..) dan blush style yang aku pake adalah style classic. Untuk lippennya, aku pakai warna nudie pink biar ga berantem sama eyeshadownya. Di eyeshadow, aku pakai warna-warna merah maroon, choco brown, dan peachy pink biar mata lebih hidup meskipun tanpa bulmat, melainkan maskara.
Berikut produk yang aku pakai untuk makeup look ini:

Wajah
  • Pond’s Spotless white cream moisturiser
  • Catrice HD Cover liquid foundation shade – rose beige
  • Silky Girl BB Brightening 2-Way Foundation shade 01
  • Blush on dari MAC pallete
  • PIXY shading and contouring
  • Inez Silver Highlighter
  • LA Girl PRO Concealer
Alis
  • Viva Pensil Alis warna cokelat
  • Maybelline Hypercurl Mascara sebagai pomade biar bulu alis mata ga keluar dari bingkainya
Mata
  • MAC Pallete shade maroon, peachy rose, brown, dan gold
  • Inez Silver Highlighter
  • PIXY Liquid Eyeliner
  • Maybelline Hypercurl Mascara
Lips
  • Pixy Lipcream shade Delicate Pink



Okayyy, itu dia deretan produk yang aku gunakan untuk bikin makeup look ini, dan untuk kalian yang penasaran dengan makeup look dari temen-temen Beautiesquad yang lain, kalian bisa kepoin mulai dari temenku yang cantik yaitu Cathelene Wenas. Kalau kalian penasaran cerita dibalik makeupnya atau produk apa aja yang dia pakai, langsung kepoin blogpostnya Cathelene Wenas yaa. Ini dia makeup looknya...




Dan ini hasil makeup look dari teman-teman BEAUTIESQUAD lainnya.






That’s all buat kali ini,
Terima kasih banget buat temen-temen yang bersedia membaca hingga habis.
See you on my next post.

XOXO

[Event Report] Menuju Asian Games 2018 Melalui Beat The Movement di Palembang




Ini aksi kita berselfie ria di stand photobooth 
  Ga cuma have fun bareng temen-temen komunitas dan warga Palembang lainnya, tapi aku dan teman-teman bisa ikut berpartisipasi dalam #dukungbersama #AsianGames2018 #SatukanEnergiIndonesiaJuara
Minggu 3 Desember 2017 ini aku benar-benar tidak punya rencana pergi kemanapun, kebetulan tetangga sebelah rumah mengajakku untuk sedikit menggerakkan badan alias senam di Kambang Iwak yang terletak di pusat kota Palembang, tentu saja ajakan itu langsung ku iyakan karena sudah cukup lama juga aku tidak berolahraga (kapan terakhir aku berolahraga? entahlah... aku pun sudah lupa). So, bermodalkan nebeng motor teman, aku pun pergi ke KI (Singkatan dari Kambang Iwak) sekitar jam 6 pagi dan setibanya disana, ternyata udah rame banget! Hampir semua kalangan masyarakat kota Palembang kumpul di depan Rumah Dinas Walikota Palembang, dan baru itu aku tahu kalau di Kambang Iwak sedang ada event “Beat The Movement” dalam rangka #dukungbersama #AsianGames2018 #SatukanEnergiIndonesiaJuara, acaranya seru bangettttt,, aku suka dengan ramainya, hentakkan musiknya, heboh para MC-nyaa yang menambah semangat pagi itu, dan acaranya itu ternyata di selenggarakan oleh KEMENKOMINFO lho!! Wahhh... pikirku kapan lagi bisa ikut berpartisipasi kalo bukan sekarang. Hehe...



Para peserta antusias mengikuti gerakan senam di depan rumah dinas wali kota Palembang.

Aku pun langsung bergegas ke bagian registrasi dan mendaftar sebagai peserta, sayangnya registrasinya ga semudah kita ngantri di kasir mini market deket rumah karena untuk registrasi aja antriannya udah panjang banget. Huft.. setelah antri akhirnya aku bisa daftar juga, yang aku baru tahu (lagi) adalah ternyata daftarnya FREE alias ga bayar sama sekali. FYI, tiap peserta yang daftar langsung mendapatkan kaos dan snack (untuk sarapan) wkwkwk senang sekali rasanya... 

Nihh, kita udah pake kaos kece badaiiii...
Tanpa berlama-lama aku dan teman-temanku langsung kenakan kaosnya dan ikut nimbrung dengan peserta lainnya untuk senam Hip Hop Energy Dance yang bener-bener bikin kita riang banget sekaligus keringetan parah. Lalu dilanjutnya dengan acara Parade Komunitas Muda yang diramaikan oleh berbagai komunitas anak muda di Palembang. Bayangin aja, ada lebih dari sepuluh komunitas yang ikut berpartisipasi di acara Beat The Movement Road to Asian Games 2018 ini lho!, mulai dari komunitas KOMPASIANA, Cosplay ANKAMEN, Violicious Palembang, Ampera Running Club, Lelarian Sana-Sini, Karnaval Palembang, Teater ARAFAH, Palembang Blogger Kumpul, dan lain-lain. Oh iya, acara ini di pandu oleh host kece lohhh! Ada Irgi Fahrezi dan Tifanny Raytama.


Para MC kece sedang bertugas, dan kehadiran mereka menambah seru suasana.

Well... Acara yang betajuk Beat The Movement Road to Asian Games 2018 ini merupakan bentuk program dari KEMENKOMINFO untuk menyebarluaskan semangat masyarakat dalam menyambut euforia Asian Games 2018 mendatang. Selain itu, tentu saja masyarakat diharapkan dapat berkontribusi lebih di sosial media dengan tidak menyebar hoax dan senantiasa memposting konten-konten positif yang bisa bermanfaat bagi banyak orang. Ini nihhh yang namanya minggu produktif hihi...





persiapan peserta parade maching band dan komunitas di palembang. mereka kece-kece lohhh


Setelah parade komunitas lanjut ke sesi seremonial pelepasan balon secara simbolis menyambut semangat Asian Games 2018 di Palembang. Wah? Balon? Iya balon gas itu lho yang bisa terbang (ngomong ke cermin) haha jadi ceritanya setelah senam, tiap peserta di kasih balon sama panitia (ternyata ga cuma aku yang antusias banget ketika dikasih balon terbang warna-warni lho) , dan ketika aba-abanya resmi dari bapak walikota H. Harnojoyo, S, Sos dimulai , aku dan peserta lainnya melepaskan balon ke udara bersama-sama (meskipun sebagian ada yang ga rela balonnya lepas dari tangan huahaha!).







Pelepasan balon ke udara sebagai simbolis untuk menyambut Asian Games 2018

Lanjut di sesi HIP HOP Dance yang di bawakan oleh Revo Dance, kita pencinta K-pop dibikin girang karena mbak-mbak dancernya nge-dance pake lagunya Blackpink yang judulnya As If It’s Your Last. Otomatis aku ikutan nyanyi even gua hapal liriknya haha. Tapi ga hanya itu kok, dancernya juga ngajarin kita beberapa gerakan dance untuk ikutin gerakan mereka di lagu kedua. DAAAANNN akohhhh excited banget kalo diajarin nge-dance! Sampe keringetan lagi haha!



hip hop dance by Revo Dance. 

Selanjutnya School Green Clean-Up Competition yang diikuti teman-teman dari komunitas, juga ada live performance dari Arash Buana, Midnight Quickie, dan Dipha Barus. Dannn, buat peserta yang hadir udah disediakan banyak doorprize dengan total 22 juta rupiah! Juga ada Official Hashtag Competition di Instagram dan Twitter yaitu #DukungBersama #AsianGames2018 #satukanEnergiIndonesiaJuara yang diumumkan di sela-sela acara. Seru deh pokoknnya! Jadi ga cuma have fun bareng temen-temen komunitas dan warga Palembang lainnya, tapi aku dan teman-teman bisa ikut berpartisipasi dalam #dukungbersama #AsianGames2018






#Ngopi Cantik 3 Special Birthday Episode BEAUTIESQUAD || BEAUTIESQUAD 101 || Apa itu BEAUTIESQUAD??


Assalamualaikum
Haii semuanyaa,, balik lagi di blogpost aku
Hehehe
Buat kalian yang sudah beberapa kali baca blogpost aku sebelumnya seperti berikut
Nahhh judul-judul blog post aku diatas bagian dari challenge tiap bulan dari komunitas yang aku ikuti saat ini yakni BEAUTIESQUAD
Tapi mungkin beberapa diantara readers semuanya penasaran apa itu BEAUTIESQUAD. Nama makanan kah?? Event kah? Atau sekedar jargon kah??
Hehe... yukk lanjut baca!




Di blog post aku kali ini, dalam rangka merayakan Beautiesquad First Anniversary aku akan mengupas tuntas segala pernak pernik tentang BEAUTIESQUAD atau Beautiesquad 101 yang aku dapat dari ikutan salah satu event Beautiesquad yakni Ngopi Cantik Beautiesquad, Anggotanya siapa saja, kegiatannya apa aja, dan siapa saja yang bisa masuk ke dalam grup inti mereka. 

So, pastikan untuk baca postingan ini sampai habis yaaa :)


Well, sebenernya apa itu BEAUTIESQUAD?

BEAUTIESQUAD merupakan komunitas beauty blogger yang beranggotakan para beauty blogger dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki tujuan menyatukan para penggiat beauty blogger di tanah air dalam satu wadah untuk belajar dan berkembang bersama. Komunitas ini didirikan pada 23 November 2016 lalu oleh tiga founder cantik yakni, Virly, Nisa, dan Liana yang awalnya komunitas ini di bentuk dengan nama Beauties namun seiring dengan betambahnya jumlah membernya lalu  mereka memutuskan untuk mengubahnya menjadi BEAUTIESQUAD (akronim dari Beauties Squad) dan kini juga sering disingkat jadi BS. Sedangkan untuk penetapan tanggal berdirinya BS sendiri diambil dari tanggal makeup collaboration pertama komunitas ini dengan tema “Smoky Eyes”.

Untuk mengenai keanggotaan komunitas ini, pada awalnya BS (singkatan Beautiesquad) menerima siapa saja yang ingin bergabung dengan komunitas ini meskipun belum memiliki blog. Namun, di awal 2017. Komunias ini membentuk kepengurusan dan memutuskan bahwa semua anggotanya harus memiliki blog untuk menyesuaikan dengan visi dan misi BEAUTIESQUAD.


Berikut ini adalah Visi dan Misi BEAUTIESQUAD:

Visi:
  1. Menjadi pionir beauty micro influencer berkualitas di Indonesia.
  2. Menjadi wadah berkembang bersama para beauty blogger dan beauty influencer.


Misi:
  1. Menemukan talent-talent baru dan mengarahkan mereka menjadi beauty blogger yang berkarakter dan bertanggung jawab melalui agenda Ngopi Cantik yang diadakan setiap dua bulan sekali.
  2. Menjadi jembatan antara beauty micro influencer dengan brand.
  3. Menjadi wadah berkreasi para beauty blogger melalui makeup collab yang rutin diadakan setiap bulan.
  4. Menjadi referensi bagi para beauty enthusiasts ketika mencari apapun yang berhubungan dengan beauty melalui website resmi komunitas (soon).
Semenjak BS didirikan, BS pertama kali bekerja sama dengan brand Inez Cosmetics yang menarik cukup banyak perhatian di dunia blogger saat itu. Seiring dengan mulai banyaknya jumlah blogger baru  yang ingin bergabung di komunitas ini, akhirnya para pengurus memutuskan untuk membuat grup Facebook sebagai sarana para beauty blogger untuk saling berbagi dan berkembang. Sejak awal terbentuknya komunitas ini, BEAUTIESQUAD telah melakukan banyak kerjasama dengan brand-brand kosmetik baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga BS tidak hanya memberikan kesempatan kepada member inti Whatsapp untuk mendapatkan sponsorship, namun juga telah beberapa kali memberikan sponsorship dan partnership kepada member Facebook Group mereka.

Sebagaimana group maupun komunitas pada umumnya, kepengurusan BS juga melakukan reshuffle di pertengahan tahun 2017 ini. Para pengurus BS pun telah menjalankan beberapa program rutin untuk para member agar sesuai dengan standar blogger dan BS sehingga para member ini bisa lolos kualifikasi untuk menjadi member Whatsapp inti.

Saat ini Kepengurusan BEAUTIESQUAD berubah menjadi Beautiesquad Officers. Dan ini dia struktur Beautiesquad Officers:









MAIN FOUNDER
-         Virly KA
FOUNDER
-         Virly KA
-         Annisa Pertiwi
-         Liana Eka
CHIEF OFFICER
-         Vina Eska
SEKRETARIS DAN SEO ANALYSIS
-         Fuji Astyani
COMMUNITY RELATION
Supervisor
Lia Melqha
Member
Liana Eka

Ariani Rosidi

Rahma Brilianita
SOCIAL MEDIA SQUAD
Supervisor
Rani Lukman
Member
Devi Purwati

Khrairunisa

Savitri Hutapea
PHOTO EDITOR SQUAD
Supervisor
Raydita
Member
Annisa Pertiwi

Laudita Cahyani



Untuk tiap divisi memiliki tugas masing-masing seperti:

  • Main Founder dan Founder bertugas untuk mengambil keputusan dengan cepat dan tegas demi kelancaran visi dan misi BS dan memantau officer dalam melakukan tugas sesuai ketentuan.
  • Chief Officer bertugas untuk melaksanakan visi dan misi yang sudah dibentuk oleh founder dan melaksanakan keputusan yang telah disepakat, juga turut memantau, membantu, dan memberikan semangat kepada para blogger.
  • Sekretaris dan SEO Analysis bertugas untuk membantu panitia mengetahui apakah blog para member sudah sesuai kriteria SEO, baik dari segi template, penulisan, maupun widget pendukungnya.  
  • Community Relations bertugas untuk menjembatani BS dengan brand yang hendak menjalin kerjasama dan sebagai perantara para member BS dengan brand. Menjalankan proker bulanan seperti collab, ngopi cantik, dan proker lain yang telah direncanakan. 
  • Social Media Squad bertugas untuk memberikan informasi pada member melalui media sosial BS dan menjaga image di dunia maya. 
  • Photo Editor bertugas untuk membuat design collab hingga design feed yang cucok meong wkwk. Saat makeup collab, merekalah yang bertanggung jawab dalam pembuatan banner collabs yang isinya kolase foto dari para peserta collab.
FYI, kedepannya sesuai misi BS, selain menjalankan program yang bersifat kontinyu seperti make up collab, sponsored review, dan Ngopi Cantik Beautiesquad, BS akan mengoptimalkan media sosial untuk dijadikan wadah berkembang bersama, terlebih lagi mereka akan memaksimalkan stories di Instagram. So, benar-benar care dengan perkembangan skill para membernya. 

Dan saat ini grup Whatsapp BEAUTIESQUAD terbagi menjadi dua, yakni Group Event (aku nyebutnya sih gitu) dan Group Inti Whatsapp. Jadi, apa yang menjadi perbedaan diantara keduanya?? yukkkk aku coba jelasin dulu..
  1. Group Event yaitu grup whatsapp yang ada setiap kita join di event Beautiesquad seperti Makeup Collaboration, Ngopi Cantik Beautiesquad, Sponsored Review, dan lain-lain. Grup ini hanya ada saat event-event tersebut berlangsung. dan ketika event itu berakhir maka grup ini akan dihapus. 
  2. Sedangkan, Group Inti Whatsapp merupakan grup whatsapp yang berisikan para blogger yang sudah masuk sebelum BS hits seperti saat ini. Anggota grup ini bisa dibilang merupakan anggota prioritas, ketika ada brand yang mencari blogger untuk kerjasama, nama-nama di grup inti inilah yang langsung diajukan karena anggota grup ini sudah terbiasa menulis sesuai SEO, template mereka nyaman dilihat, dan mereka sudah terbiasa disiplin dengan waktu. Makanya BS team berani mengajukan nama-nama tersebut pada brand.
Jadi, hanya nama-nama di grup inti sajakah yang cepat mendapat sponsorship??? 

Tidak teman-teman, adakalanya team BS mencari blogger untuk sponsporship dari akun grup Facebook mereka. Itu pun mereka menetapkan kriteria lho, salah satunya adalah aktif dalam setiap event yang diselenggarakan oleh BEAUTIESQUAD. 

Terus, kalau mau jadi anggota Group Inti Whatsapp Beautiesquad gimana??

  1. Pertama, Punya blog yang bukan sembarang blog. Tapi blognya harus memiliki template SEO friendly dan menarik. Tata cara menulispun sesuai SEO dan enak dibaca. Mulai dari jumlah kata, keyword, pemilihan kata, dan tanda baca. Kalau kalian mau belajar lebih tentang SEO, kalian bisa googling kok. Selain itu, pengambilan foto juga dinilai, apakah penataannya berantakan atau tertata rapi.
  2. Kedua, Top Level Domain (TLD), ini peraturan yang baru saja disahkan. Karena kedepannya Beautiesquad berencana untuk kerja sama dalam bentuk paid sponsored, jadi TLD ini sangat diutamakan. FYI, Top Level Domain itu adalah blog-blog yang belakannya tidah tidak ada lagi yang .blogspot.com atau .wordpress.com atau .wix.com . melainkan hanya .com; .net; .id; dan lain-lain. 
  3. Ketiga, minimal menulis tentang beauty 2 kali dalam sebulan di blog. Untuk yang satu ini sudah pasti karena BEAUTIESQUAD ini kan komunitas khusus beauty blogger.
  4. Keempat, disiplin dan memiliki attitude. Ini juga penting temans, disiplin terhadap waktu pengumpulan foto collab atau link sponsor contohnya. Juga team BS tidak akan menerima plagiat untuk masuk grup inti. Memiliki attitude juga berarti sopan dalam berkomunikasi dengan member lain maupun dengan BS Team.
  5. Kelima, memiliki fanpage dan twitter selain Instagram. Untuk Instagram, BS menetapkan standar minimal 500 followers dan, Twitter 100 followers. 
  6. keenam, aktif. Aktif dalam artian sering ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan BS.
  7. Rajin Ikut Collab, seperti yang aku sering ikutin saat ini ( maklum, lagi usaha biar di notice sama kakak-kakak BS Officer, wkwk) 
  8. Kedelapan, Lolos dari pandangan Community Relation, Chief Officer, dan Founder.       
Whoahhh lumayan ketat kan gengs rulesnya, tapi kalau menurutku pribadi sih rulesnya itu justru membantu aku dan blogger newbie lainnya untuk lebih berkembang dan beretika dalam menulis hehe

Well, thats all about BEAUTIESQUAD 101
Terima kasih sekali buat kalian yang sudah menyempatkan waktunya untuk baca tulisanku kali ini. 




Pssttt... doain aku menang Beautiesquad Anniversary Blog Competition yaa
See you on my next post cantikk.

XOXO
Azuarieka


  


Make Top Rank Blog

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.